Satu Unit Ditemukan, Empat Masih Dicari

Senin, 02 Maret 2026 | Pematangsiantar.
Investigasifakta.news

Lima kendaraan diserahkan dengan janji oper kredit, satu unit berhasil dilacak di Pematangsiantar, empat lainnya masih dalam penelusuran aparat.

Kasus dugaan penggelapan kendaraan bermotor dengan modus oper kredit kembali mencuat di wilayah Tapanuli Raya. Seorang warga Siborongborong bermarga Sianturi berinisial R. Sianturi secara resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Tapanuli Utara.

Kepada media, korban menjelaskan bahwa dirinya menyerahkan lima unit kendaraan kepada seorang pria berinisial DS, warga Tarutung. DS disebut berjanji mengambil alih oper kredit dan melanjutkan pembayaran angsuran. Namun, pembayaran yang dijanjikan diduga tidak pernah direalisasikan, sehingga korban merasa dirugikan dan menempuh jalur hukum.

Pelacakan Berujung Penemuan di Pematangsiantar

Berdasarkan petunjuk dari perangkat yang terpasang pada kendaraan, tim Reskrim Polres Tapanuli Utara melakukan penelusuran. Pada Jumat malam (27/2/2026), salah satu unit berhasil dilacak di wilayah Parluasan, Pematangsiantar.

Dari lima unit yang dilaporkan, satu unit mobil Colt Diesel ditemukan di sebuah gudang. Menurut keterangan korban, kendaraan tersebut diduga telah dijual kembali. Di lokasi yang sama ditemukan sejumlah kendaraan lain, baik dalam kondisi utuh maupun yang telah menjadi rangka.

Gudang tempat penemuan disebut milik seorang pengusaha bermarga Marpaung. Saat didatangi korban bersama personel Reskrim, yang bersangkutan disebut bersikap tenang. Beredar pula dugaan adanya perlindungan dari oknum aparat berpangkat Komisaris Besar (Kombes). Dugaan tersebut masih sebatas informasi yang perlu diverifikasi dan ditelusuri lebih lanjut.

Dugaan Keterkaitan Laporan di Kabupaten Toba

Dari dokumentasi yang diperoleh, salah satu unit kendaraan yang telah masuk laporan polisi di wilayah Kabupaten Toba diduga juga berada di lokasi yang sama.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kapolsek Balige dan personel Reskrim setempat pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut. Informasi juga telah disampaikan kepada Humas Polda Sumatera Utara, tetapi belum memperoleh respons.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait koordinasi lintas wilayah dan percepatan penanganan perkara.

Apresiasi untuk Reskrim Polres Taput

Di tengah kekhawatiran masyarakat atas maraknya dugaan penggelapan berkedok oper kredit, langkah cepat tim Reskrim Polres Tapanuli Utara dalam melacak dan menemukan satu unit kendaraan mendapat apresiasi dari warga.

Masyarakat berharap pengusutan perkara dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan dan pihak lain yang terlibat. Transparansi dan ketegasan penegakan hukum dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan kepastian hukum bagi para korban.

Kasus dugaan penggelapan dengan modus oper kredit ini dinilai semakin meresahkan masyarakat Sumatera Utara, khususnya kawasan Tapanuli Raya. Publik berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap perkara ini secara terang dan akuntabel, sehingga memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.

Diterbitkan: Media Investasi Fakta News
Penulis: Togar. N

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *